October 28, 2021

QQJELAS.XYZ

SITUS REVIEW GAME DAN BERITA BOLA

Real Madrid Tak Perlu Malu Tersingkir di Copa del Rey, Zidane Siap Bertanggung Jawab

Real Madrid Tak Perlu Malu Tersingkir di Copa del Rey, Zidane Siap Bertanggung Jawab

QQ Jelas – Real Madrid tak perlu malu tersingkir di Copa del Rey, dan pelatih Zinedine Zidane mengaku siap bertanggung jawab.

Padahal Madrid tersingkir di ajang ini dengan cara yang amat sangat mengejutkan, yakni dikandaskan tim tier ke tiga yang merumput di Divisi Segunda, Alcoyano, 2-1, di putaran ke-32 ajang perebutan piala tersebut.

Jawara La Liga itu harus tertunduk malu di akhir pertandingan yang digelar di El Collao, Kamis (21/1) dini hari WIB, setelah mereka secara dramatis berhasil dibobol gelandang Alcoyano, Juanan Casanova, di babak perpanjangan waktu.

Upaya mencetak gol yang dilakukan bek tengah tuan rumah, Jose Solbes, di 10 menit terakhir laga normal, berhasil menyamai gol sundulan kepala bek buangan El Real, Eder Militao, yang tercipta di babak pertama.

Satu hal lain – yang membuat kemenangan tim kasta bawah atas Real Madrid ini menjadi lebih luar biasa adalah, saat bukukan gol kedua mereka Alcoyano hanya bermain dengan 10 pemain setelah Ramon Lopez Olivan diusir di babak kedua masa perpanjangan waktu.

Sementara Zinedine Zidane mengistirahatkan beberapa pemain kunci skuadnya, di laga ini Madrid tetap memasukkan para pemain hebat seperti Eder Militao, Marcelo, Fede Valverde, Casemiro, Isco, Lucas Vazquez dan Vinicius Jr.

Belum lagi dengan tetap tampilnya Eden Hazard, Karim Benzema, Toni Kroos dan Marco Asensio, walau mereka bermain dari bangku cadangan.

Kekalahan ini terasa sangat menyesakkan, karena itu terjadi hanya enam hari setelah Madrid dikalahkan Athletic Bilbao di semi-final Piala Super Spanyol, yang kemudian juga mengalahkan Barcelona di babak final.

Selain itu, Real Madrid juga hanya meraih hasil imbang dalam dua dari tiga pertandingan terakhir mereka di La Liga, hingga skuad Zidane kini berada di posisi kedua klasemen sementara dan terpaut empat poin dari rival sekotanya, Atletico, yang kini ada di peringkat teratas, serta dibayangi Barca yang hanya berjarak tiga poin di tempat ketiga.

Walau kekalahan dari Alcoyano ini juga menjadi yang terburuk sejak Los Blancos dibantai klub divisi tiga, Alcorcon, di tahun 2009, tapi Zidane menegaskan para pemainnya tak boleh merasa malu.

“Hasil ini tidak memalukan, ini hal biasa di dunia sepak bola,” tandas pelatih asal Prancis itu, seperti dilansir Evening Standard.

“Hal seperti ini bisa terjadi, tapi saya siap bertanggung jawab untuk hasil ini, kami akan terus bekerja dan kami tak akan menjadi gila karena ini,” tambah Zidane.

“Para pemain sudah berikan segalanya di atas lapangan, kami punya beberapa peluang dan saat anda tidak mencetak gol, inilah yang terjadi. Kiper lawan lakukan dua atau tidak penyelamatan hebat dan kami gagal mencetak gol kedua,” ujar pelatih Real Madrid berusia 49 tahun itu.

“Jika itu (gol kedua Madrid) terjadi, pertandingan itu pasti akan berjalan sangat berbeda. Ini sebuah momen sulit, karena kami tersingkir dari ajang perebutan piala ini, kami harus lakukan usaha lebih besar lagi dibandingkan hari ini, tapi setidaknya kami sudah berusaha,” tandasnya.

Zidane pun sempat ditanya, apakah ia mengkhawatirkan karirnya di Bernabeu. “Saat anda kalah, orang selalu mengatakan hal itu, tapi saya jelas siap bertanggung jawab dan apapun yang akan terjadi, ya terjadilah,” ujar Zidane.

“Saya santai saja, para pemain ingin menang di setiap pertandingan, mereka selalu berusaha, tapi kadang-kadang hal lain yang terjadi, dan kami harus menerimanya,” ungkapnya.